Fenomena para remaja islam masa kini yang harus
dihindari
Assalamualaikum...
Sobat IPNU-IPPNU, kita sebagai generasi islam harus saling nasehat menasehati dalam hal kebajikan.
Oleh karena itu saya akan membahas fenomena - fenomena remaja masa kini yang wajib kita hindari (Karena sudah ada larangan).
1. Membuka Aurat
Perempuan masa kini sudah tidak peduli lagi akan auratnya, padahal nih ya sobat IPNU-IPPNU.. Aurat itu lah yang akan membawa seorang muslimah ke dalam neraka.
Sobat IPNU-IPPNU ada kisah menarik disini mengenai seorang hamba Allah. Dia merupakan seorang wanita yang aktif berfacebook. Dalam facebook nya mempunyai banyak koleksi foto yang tidak menutup aurat. Selepas dia meninggal dunia, ibunya sentiasa bermimpi dia merayu
kepada ibunya supaya menghapus foto - fotonya yang tidak menutup auratnya di Facebook.
Malangnya tiada siapa yang mengetahui password Facebooknya.
Jadi, kemungkinan besar, rohnya tidak tenang dengan dosa auratnya yang dibiarkan begitu saja menjadi tatapan
umum dan ingatlah, azab untuk kita yg sengaja membiarkan aurat kita dilihat oleh lelaki bukan mahram adalah dosa yang besar dan dapat membawa ke dalam Api Neraka Allah SWT.
Cerita ini menjadi ikhtibar dan pelajaran buat kita, supaya tidak mengupload gambar kita yang tidak menutup aurat dengan sempurna, kita tak tahu bila kita akan Mati.. Jadi, tolonglah kalau sobat Sayangkan diri sobat, Hapuslah gambar yang tidak sepatutnya.
Inilah penjajahan yang dibawa oleh Globalisasi Dajjalism. Sadarlah, WALAU IKHLAS ATAU TIDAK YANG NAMANYA MENUTUP AURAT WAJIB DILAKUKAN, Jika Ikhlas maka Berpahala tetapi jika tidak Ikhlas maka sekurang - kurangnya TERHINDAR DARI DOSA.
Jangan dijadikan Ikhlas sebagai Alasan
untuk menghalalkan yang Haram.
Ingat ini Saham dosa kita yg ditatap oleh ribuan orang bahkan lebih dari jutaan saat
yang dengan mudahnya melihat foto sobat.
Apabila telah sampai masanya, baru lah Penyesalan Sudah Tidak Berguna.
Terlepas benar atau salah cerita di atas,
menurut aurat memang menjadi kewajiban (wallahu a'lam)
Sobat IPNU-IPPNU, banyak yang beranggapan berhijab itu membuat wanita muslimahTidak
cantik (itu SALAH BESAR). Justru dengan berhijab kecantikan seorang
muslimah akan terjaga.
Hadist Nabi S.A.W:
Sahabat Abi Hurairah r.a berkata, bahwa Nabi saw telah bersabda: "Ada dua golongan manusia yang menjadi penghuni neraka, yang selamanya aku tidak pernah menduganya: Segolongan kaum yang memiliki cemeti seperti ekor sapi, yang dengannya mereka memukul (menyakiti) orang lain, dan segolongan kaum wanita, yang membuka auratnya (berkain tipis lagi
merangsang) yang berlenggak lenggok sambil menggeleng - gelengkan kepala ke sana ke mari. Mereka sama sekali tidak akan masuk surga, dan mencium baunya saja tidak. Padahal bau surga bisa tercium dari kejauhan perjalanan beberapa puluh tahun." (HR. Muslim).
2. Mengidolakan sesuatu secara berlebihan.
Saya terkadang kasihan lihat perempuan / bahkan laki2 yang Sampai - sampai kalau artis / penyanyi idolanya sedikit disindir, dicibir, dilecehkan / disalahkan mereka akan membela, ada yang terang2an, ada yang membela secara halus.
# Ya, namanya juga sudah cinta, apa pun dibela. (ini dari
saya yang melihat / menilai, jadi saya minta maaf kalau penilaian kita beda, bukan maksud mencibir yang mengidolakan).
Kalau sudah terlalu cinta, mau idola melakukan apa saja bisa dianggap baik atau biasa. Mau idolanya suka buka aurat gk masalah, mau idolanya suka ngomong jorok gk masalah, mau idolanya gk suka ibadah gk masalah.
Alasannya satu, "saya kan hanya menikmati musiknya saja."
(Awas tuh yg nge-fans berlebihan sama Cherrybell, JKT48, SMASH, Coboy junior dan kawan - kawan.)


Kalau idolanya nyanyi di atas panggung, bisa dilihat dari layar televisi, pakai pakaian yg nampak aurat, terus gimana?
Mata kita tetap melihat mereka kan? Tetap terlihat lekuk tubuh, bahkan kulit mereka yang mulus. Alasan apa lagi? #"Yang penting kan gk nafsu."
Hellooooo.... melihat saja sudah dilarang apalagi melihat pake nafsu.
#"Musik2 idola bagus, enak didengar." Tapi kalau yg mendominasi kegiatan kita sehari2 adalah dengar musik mereka, menyanyikan lagu mereka lebih banyak daripada kita dengar bacaan Qur'an dan baca Qur'an itu sendiri bagaimana?
Menurut saya nih sobat FBN'ers.., kalo nge-fans itu gk usah yg berlebihan deh..
Kalau mau berlebihan mending nge-fans sama nabi S.A.W dan para sahabatnya
Karena berkat perjuangan mereka semua kita bisa mengenal agama Tauhid.
Hadist Nabi S.A.W: "Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik (shalihah) dan teman yang jahat adalah seperti pembawa minyak wangi dan peniup api pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan
mencipratkan minyak wanginya itu atau engkau membeli darinya atau engkau hanya akan mencium aroma harumnya itu.
Sedangkan peniup api tukang besi mungkin akan membakar bajumu atau engkau akan mencium darinya bau yang tidak sedap".
(H.R. Bukhari)
3. Percaya pada ramalan.
Sobat IPNU-IPPNU.. Kita kan generasi Islam, maka kita harus percaya pada Al-Qur'an dan Hadist.
Lihat Firman Allah S.W.T berikut:
Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib tak ada yang mengetahuinya selain Dia sendiri. Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya. {QS Jin: 26 - 27}
Dan Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: "Allah menciptakan bintang ini untuk tiga keperluan, yakni hiasan langit, pelempar syetan dan tanda-tanda untuk penunjuk arah. Barang siapa mentakwilkan bintang-bintang itu di luar ketiga hal itu maka ia telah melakukan kesalahan, berbuat sia-sia dan telah menyia-nyiakan nasibnya serta memaksakan dirinya pada sesuatu tanpa dasar ilmu pengetahuan." (HR.
Bukhari).
Dari Firman Allah dan Hadist tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Tidak akan ada satupun makhluk allah yang mengetahui perkara gaib (Nasib, jodoh, rezeki, masa depan dll), Kecuali kepada para rasul yang di kehendakinya. Dan rasul pun tidak akan mengetahuinya tanpa sepengetahuan Allah swt.
Bahkan jin yang oleh para tukang sihir dan dukun dimintai pertolongan, mereka juga tidak memiliki kemampuan untuk mengetahui hal-hal gaib.
Tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka(jin) mengetahui yang ghaib, tentulah mereka akan tetap dalam siksa yang menghinakan.
Karena itu, membenarkan para dukun dan peramal yang mengaku mengetahui hal-hal yang gaib adalah pengingkaran terhadap ayat-ayat yang telah diturunkan Allah.
4. Maksiat & Berzina
Bagi sobat IPNU-IPPNU yang sudah punya pacar
.
Hati - Hati terjerumus ke dalam kemaksiatan, apalagi sampai zina (SANGAT
Dilarang).
Pacaran sih boleh, tapi ingat tujuannya pacaran itu untuk apa.. Hati - Hati Jangan sampai terjerumus.
Jalan sih boleh.. tapi gk boleh maksiat (seperti: pegang2an tangan dll). Karena belum mahramnya..
INGAT..!! Jangan pernah melakukan maksiat ataupun zina. Terlepas dari lebih besarnya dosa berzina dari pada berbuat maksiat, tidak menutup kemungkinan dosa maksiat bisa lebih besar (dikarenakan menyepelekan kecilnya dosa melakukan maksiat).
Dan ini bagi laki laki yang suka Onani (bahasa gaulnya:CoLi). Itu juga maksiat, dan harus di jauhi.
Hadist: Nabi Shallallahu Aalaihi Wa sallam bersabda, "Wahai para pemuda,
barang siapa di antara kalian telah mampu menikah, maka hendaklah dia menikah karena nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan.
Sedang barangsiapa yang belum mampu maka hendaknya dia berpuasa karena puasa itu akan menjadi tameng baginya".
(HR. Al-Bukhari 4/106 dan Muslim no. 1400 dari Ibnu Mas'ud).
Sobat IPNU-IPPNU ... Dari pada SIBUK melakukan hal-hal seperti di atas, mendingan juga SIBUK memikirkan akhirat, sudah berapa banyak dosa yang kita perbuat. Dan pikirkanlah selalu 'kematian'.
INGAT!! Allah maha pengampun, bertobatlah sebelum sobat menyesal.
Cukup sekian dari saya, semoga kita tidak termasuk golongan2 di atas, Aminn...
Oh ya.. BAGI YANG PEDULI DENGAN TEMAN2 KALIAN, GK ADA SALAHNYA ARTIKEL INI DI BAGIKAN..
#Salam sobat IPNU-IPPNU..
Assalamualaikum wr.wb...
Sobat IPNU-IPPNU, kita sebagai generasi islam harus saling nasehat menasehati dalam hal kebajikan.
Oleh karena itu saya akan membahas fenomena - fenomena remaja masa kini yang wajib kita hindari (Karena sudah ada larangan).
1. Membuka Aurat
Perempuan masa kini sudah tidak peduli lagi akan auratnya, padahal nih ya sobat IPNU-IPPNU.. Aurat itu lah yang akan membawa seorang muslimah ke dalam neraka.
Sobat IPNU-IPPNU ada kisah menarik disini mengenai seorang hamba Allah. Dia merupakan seorang wanita yang aktif berfacebook. Dalam facebook nya mempunyai banyak koleksi foto yang tidak menutup aurat. Selepas dia meninggal dunia, ibunya sentiasa bermimpi dia merayu
kepada ibunya supaya menghapus foto - fotonya yang tidak menutup auratnya di Facebook.
Malangnya tiada siapa yang mengetahui password Facebooknya.
Jadi, kemungkinan besar, rohnya tidak tenang dengan dosa auratnya yang dibiarkan begitu saja menjadi tatapan
umum dan ingatlah, azab untuk kita yg sengaja membiarkan aurat kita dilihat oleh lelaki bukan mahram adalah dosa yang besar dan dapat membawa ke dalam Api Neraka Allah SWT.
Cerita ini menjadi ikhtibar dan pelajaran buat kita, supaya tidak mengupload gambar kita yang tidak menutup aurat dengan sempurna, kita tak tahu bila kita akan Mati.. Jadi, tolonglah kalau sobat Sayangkan diri sobat, Hapuslah gambar yang tidak sepatutnya.
Inilah penjajahan yang dibawa oleh Globalisasi Dajjalism. Sadarlah, WALAU IKHLAS ATAU TIDAK YANG NAMANYA MENUTUP AURAT WAJIB DILAKUKAN, Jika Ikhlas maka Berpahala tetapi jika tidak Ikhlas maka sekurang - kurangnya TERHINDAR DARI DOSA.
Jangan dijadikan Ikhlas sebagai Alasan
untuk menghalalkan yang Haram.
Ingat ini Saham dosa kita yg ditatap oleh ribuan orang bahkan lebih dari jutaan saat
yang dengan mudahnya melihat foto sobat.
Apabila telah sampai masanya, baru lah Penyesalan Sudah Tidak Berguna.
Terlepas benar atau salah cerita di atas,
menurut aurat memang menjadi kewajiban (wallahu a'lam)
Sobat IPNU-IPPNU, banyak yang beranggapan berhijab itu membuat wanita muslimah
Hadist Nabi S.A.W:
Sahabat Abi Hurairah r.a berkata, bahwa Nabi saw telah bersabda: "Ada dua golongan manusia yang menjadi penghuni neraka, yang selamanya aku tidak pernah menduganya: Segolongan kaum yang memiliki cemeti seperti ekor sapi, yang dengannya mereka memukul (menyakiti) orang lain, dan segolongan kaum wanita, yang membuka auratnya (berkain tipis lagi
merangsang) yang berlenggak lenggok sambil menggeleng - gelengkan kepala ke sana ke mari. Mereka sama sekali tidak akan masuk surga, dan mencium baunya saja tidak. Padahal bau surga bisa tercium dari kejauhan perjalanan beberapa puluh tahun." (HR. Muslim).
2. Mengidolakan sesuatu secara berlebihan.
Saya terkadang kasihan lihat perempuan / bahkan laki2 yang Sampai - sampai kalau artis / penyanyi idolanya sedikit disindir, dicibir, dilecehkan / disalahkan mereka akan membela, ada yang terang2an, ada yang membela secara halus.
# Ya, namanya juga sudah cinta, apa pun dibela. (ini dari
saya yang melihat / menilai, jadi saya minta maaf kalau penilaian kita beda, bukan maksud mencibir yang mengidolakan).
Kalau sudah terlalu cinta, mau idola melakukan apa saja bisa dianggap baik atau biasa. Mau idolanya suka buka aurat gk masalah, mau idolanya suka ngomong jorok gk masalah, mau idolanya gk suka ibadah gk masalah.
Alasannya satu, "saya kan hanya menikmati musiknya saja."
(Awas tuh yg nge-fans berlebihan sama Cherrybell, JKT48, SMASH, Coboy junior dan kawan - kawan.)

Kalau idolanya nyanyi di atas panggung, bisa dilihat dari layar televisi, pakai pakaian yg nampak aurat, terus gimana?
Mata kita tetap melihat mereka kan? Tetap terlihat lekuk tubuh, bahkan kulit mereka yang mulus. Alasan apa lagi? #"Yang penting kan gk nafsu."
Hellooooo.... melihat saja sudah dilarang apalagi melihat pake nafsu.
#"Musik2 idola bagus, enak didengar." Tapi kalau yg mendominasi kegiatan kita sehari2 adalah dengar musik mereka, menyanyikan lagu mereka lebih banyak daripada kita dengar bacaan Qur'an dan baca Qur'an itu sendiri bagaimana?
Menurut saya nih sobat FBN'ers.., kalo nge-fans itu gk usah yg berlebihan deh..
Kalau mau berlebihan mending nge-fans sama nabi S.A.W dan para sahabatnya
Karena berkat perjuangan mereka semua kita bisa mengenal agama Tauhid.
Hadist Nabi S.A.W: "Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik (shalihah) dan teman yang jahat adalah seperti pembawa minyak wangi dan peniup api pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan
mencipratkan minyak wanginya itu atau engkau membeli darinya atau engkau hanya akan mencium aroma harumnya itu.
Sedangkan peniup api tukang besi mungkin akan membakar bajumu atau engkau akan mencium darinya bau yang tidak sedap".
(H.R. Bukhari)
3. Percaya pada ramalan.
Sobat IPNU-IPPNU.. Kita kan generasi Islam, maka kita harus percaya pada Al-Qur'an dan Hadist.
Lihat Firman Allah S.W.T berikut:
Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah. Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib tak ada yang mengetahuinya selain Dia sendiri. Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya. {QS Jin: 26 - 27}
Dan Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: "Allah menciptakan bintang ini untuk tiga keperluan, yakni hiasan langit, pelempar syetan dan tanda-tanda untuk penunjuk arah. Barang siapa mentakwilkan bintang-bintang itu di luar ketiga hal itu maka ia telah melakukan kesalahan, berbuat sia-sia dan telah menyia-nyiakan nasibnya serta memaksakan dirinya pada sesuatu tanpa dasar ilmu pengetahuan." (HR.
Bukhari).
Dari Firman Allah dan Hadist tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Tidak akan ada satupun makhluk allah yang mengetahui perkara gaib (Nasib, jodoh, rezeki, masa depan dll), Kecuali kepada para rasul yang di kehendakinya. Dan rasul pun tidak akan mengetahuinya tanpa sepengetahuan Allah swt.
Bahkan jin yang oleh para tukang sihir dan dukun dimintai pertolongan, mereka juga tidak memiliki kemampuan untuk mengetahui hal-hal gaib.
Tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka(jin) mengetahui yang ghaib, tentulah mereka akan tetap dalam siksa yang menghinakan.
Karena itu, membenarkan para dukun dan peramal yang mengaku mengetahui hal-hal yang gaib adalah pengingkaran terhadap ayat-ayat yang telah diturunkan Allah.
4. Maksiat & Berzina
Bagi sobat IPNU-IPPNU yang sudah punya pacar
Pacaran sih boleh, tapi ingat tujuannya pacaran itu untuk apa.. Hati - Hati Jangan sampai terjerumus.
Jalan sih boleh.. tapi gk boleh maksiat (seperti: pegang2an tangan dll). Karena belum mahramnya..
INGAT..!! Jangan pernah melakukan maksiat ataupun zina. Terlepas dari lebih besarnya dosa berzina dari pada berbuat maksiat, tidak menutup kemungkinan dosa maksiat bisa lebih besar (dikarenakan menyepelekan kecilnya dosa melakukan maksiat).
Dan ini bagi laki laki yang suka Onani (bahasa gaulnya:CoLi). Itu juga maksiat, dan harus di jauhi.
Hadist: Nabi Shallallahu Aalaihi Wa sallam bersabda, "Wahai para pemuda,
barang siapa di antara kalian telah mampu menikah, maka hendaklah dia menikah karena nikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan.
Sedang barangsiapa yang belum mampu maka hendaknya dia berpuasa karena puasa itu akan menjadi tameng baginya".
(HR. Al-Bukhari 4/106 dan Muslim no. 1400 dari Ibnu Mas'ud).
Sobat IPNU-IPPNU ... Dari pada SIBUK melakukan hal-hal seperti di atas, mendingan juga SIBUK memikirkan akhirat, sudah berapa banyak dosa yang kita perbuat. Dan pikirkanlah selalu 'kematian'.
INGAT!! Allah maha pengampun, bertobatlah sebelum sobat menyesal.
Cukup sekian dari saya, semoga kita tidak termasuk golongan2 di atas, Aminn...
Oh ya.. BAGI YANG PEDULI DENGAN TEMAN2 KALIAN, GK ADA SALAHNYA ARTIKEL INI DI BAGIKAN..
#Salam sobat IPNU-IPPNU..
Assalamualaikum wr.wb...
Share


